Selasa, 29 Maret 2011

DPR Dukung Pemerintah Bangun Jembatan Selat Sunda

Diposting oleh Muhammad Fakhrial Zld
info lantas  =>   Senayan - Komisi V DPR RI mendukung pemerintah untuk segera membangun Jembatan Selat Sunda (JSS) yang diperkirakan menelan dana Rp 150 triliun, paling lambat tahun 2014.

Perdebatan alot terjadi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di antara anggota Dewan dalam menyetujui tahun berapa proyek JSS dapat segera dimulai. Sejumlah anggota menghendaki agar proyek ini dapat dimulai secepatnya, atau sebelum berakhirnya masa jabatan tahun 2014.

"Pembangunan Jembatan Selat Sunda, kenapa harus tahun 2014? Ini aneh kenapa tidak tahun 2013, kalau bisa jangan 2014 kita mulai konstruksinya, atau 2013 awal (dimulainya)," kata pimpinan Komisi V Mulyadi dalam RDP, di Jakarta, Senin (28/3).

Sejumlah anggota pun mendukung percepatan sebelum tahun 2014, supaya ada tanggung jawab politik terhadap rakyat, juga mengingat proyek ini sebenarnya telah diwacanakan mulai 1990-an, oleh Pemda Lampung dan Banten.

"Jadi, kami sampaikan Jembatan Selat Sunda ini yang menyelenggarakan, dari desain sampai pelaksanaan konstruksi yaitu investor (swasta). April ini baru ditetapkan perusahaannya, untuk kemudian dilakukan penelitian-penelitian lapangan," kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Murjanto, dalam rapat.

Menurut dia, untuk meneliti dasar laut butuh waktu yang lama, dan peralatan teknologi tinggi. Dari uji kelayakan sudah (oleh) investor. Kemudian ada proses desain. "Jadi, 2014 itu bukan waktu politik, tapi karena desainnya itu dua tahun. Tapi sangat mungkin sekali untuk diubah menjadi satu setengah tahun. Akhir 2013 mungkin bisa dilakukan pemancangan pertama," jelas Djoko Murjanto. Dengan begitu, lanjutnya, pemerintah pun menyanggupi untuk dapat mulai membangun sebelum masa Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2 ini berakhir.

Namun, dalam pembangunan JSS, Komisi V memberikan persyaratan agar ditunjang oleh konsistensi rencana penyelesaian pembangunan jalan tol Sumatera dan Jakarta-Surabaya. Termasuk tidak menggunakan dana APBN, atau 100 persen dibiaya swasta.

Sumber : NTMC Korlantas Polri
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

PEMERINTAH YANG KORUPSI PADA RAKYATNYA AKAN MASUK NERAKA
Ma’qil bin Yasar r.a. ketika sakit dijenguk oleh Gubernur Ubaidillah bin Ziyad, maka Ma’qil berkata:  Aku akan menyampaikan kepadamu suatu hadits yang telah aku dengar dari Rasulullah saw., beliau bersabda:  Siapa yang diamanati oleh Allah untuk memimpin rakyat, lalu ia tidak memimpinnya dengan tuntunan yang baik, maka ia tidak akan dapat merasakan bau surga.  (Bukhari, Muslim).     Yakni bila tidak merasakan bau surga maka pasti masuk neraka. 

7 komentar :

  1. asep canda mengatakan... :

    ane juga setuju sob kalau bener jadi kenyataan wuih hebat tuh

  1. mudah2a terlaksana sesuai yg diharapkan masyarakat banyak... Amin

  1. Admin BeDa mengatakan... :

    Mudah-mudahan segera terealisasi. Untuk memudahkan transortasi Jawa - Sumatera

    Salam ukhuwah

  1. om_dela mengatakan... :

    ak udah baca dulu beritanya dikoran... dan sampai sekarang perkembangannya seperti itu ya..... asik lah kalo dah jadi... kebetulan ada keluarga dilampung.... bisa nyobain tu jembatan kalo mang siap digunakan tp kapan ya... la wong proyeknya jga baru rencana... he he he he...

  1. beda_om dela_ mudah2an segea telaksana.. Amin

  1. Beben Koben mengatakan... :

    asal jangan seperti yg sudah2 saja lah...ambruk...wkkwkwkwkw....kabuuuuurrrr
    jalan saja masih amblas kita bikin, apalagi jembatan macam ginih....hihihi
    pakai saja kapal laut :P

  1. om beben pesimis neh.. kan saya di kalimantan ben... hehe

Posting Komentar