Kamis, 07 April 2011

DKI Diminta Tak Buru-buru Pakai Contra Flow Busway

Diposting oleh Muhammad Fakhrial Zld
info lantas   =>   jakarta,   Penegakan hukum lalulintas dinilai lebih patut diutamakan dibanding penerapan sistem contra flow atau laju bus berlawanan arah dengan arus kendaraan lain pada lajur bus TransJakarta.

Meski penerapan sistem ini berhasil dilakukan di Istanbul, Turki, namun tanpa perencanaan yang mendalam justru hal ini hanya akan membahayakan bila diterapkan di Jakarta.

opsi penegakan hukum jauh lebih efektif dan efisien dibanding sistem laju bus berlawanan arah.

"[Opsi itu] Cepat dan tanpa biaya besar. Jangan terburu-buru pilih contra flow, lihat berhasil di negara lain lalu copy paste,"  Rabu 6 April 2011.

Setelah penegakan hukum diterapkan, menurut Azas, maka langkah konkret selanjutnya adalah menambah jumlah armada TransJakarta. Hal ini dilakukan agar jalur busway tidak kosong.

"Kenapa di Guang Zhou jalur busway tidak pakai separator tapi tetap steril? Karena kendaraan yang masuk ke jalur busway langsung dicabut SIM-nya. Setelah jalur steril, tambah armada agar tidak terjadi penumpukan penumpang di setiap koridor,".

Terkait masalah pengadaan armada busway, Azas pun mengkritik wewenang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI yang terkesan tak mendukung usulan anggaran penambahan armada.

Sumber : NTMC (JT)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 
 
Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah bersabda, "Bukanlah orang yang kuat itu yang dapat membanting lawannya, kekuatan seseorang itu bukan diukur dengan kekuatan tetapi yang disebut orang kuat adalah orang yang dapat menahan hawa nafsunya pada waktu marah."
(Bukhari - Muslim)  

13 komentar :

  1. Fadli, A. Md mengatakan... :

    Mantab neh infonya....
    sukses selalu ya sobat...?
    by Blog Serba Download Gratis
    www.fadlysoft.blogspot.com

  1. King Money mengatakan... :

    semakin rumit ajaa yaaa si busway...makanya nana nggak kerasan tinggal di jakarta..
    sukses selalu kang fakhrial....
    salam silaturahmi dari nana anak sholeh

  1. Rifqi mengatakan... :

    info menarik nih bro. Memang lebih baik dipikirkan terlebih dahulu secara matang oleh pemerintah,
    salam blogger

  1. Kang Anip mengatakan... :

    jadi riel eunk... berapa besar lagi busway memerlukan biaya... fasailitasnya saj banyak yang terbengkalai.. huuuf tapi mudah mudahan lancar aja

  1. Online mengatakan... :

    waduhh... saran ane sih makin ruwet aja tuh n nambah macet palagi disaat2 jam sibuk, kecelakaan juga tak mungkin terhindarkan...
    kenapa ga diberi ranjau otomatis aja seperti di luar (ane prn liad-cek google), klo busway yg lewat ranjau paku selebar jalur otomatis tertutup sndiri... kalo yang lewat diluar busway, ranjaunya akan muncul.. dipasang setiap yaa..100 meter lah.. dijamin ...steril mana ad yg berani masuk... klo ga mw ban kempes...
    so, ga perlu lawan arah toh, ga kebayang apa jadinya ntar.... smrawut...

  1. Organik Aceh mengatakan... :

    Kalo masalah ini saya setuju sob..,
    Perlu pertimbangan lagi kalao perlu ada studi kelayakannya.

  1. fadli_ tks sob.. sukses semoga lancar download2an nya.. hehe
    king_ tinggal di banjarmasin aja om nana... dijamian masih tenang..
    rifqi_ tks sob.. sepertinya pemerintah terlalu cepat mengambil keputusan yg permasalahannya sudah lama... hedeh
    kang anip_ Amin kang biar masyarakat semua nyaman dengan fasilitas yg disediakan.. salam uwkuah kang
    online_ mantap sarannya sob.. seandainya saya ada akses untuk menyampaikan ide ini, akan saya sampaikan... tapi boleh juga tuh dijadikan artikel.. hehe
    organik_ nah ini yg mestinya dilakukan sob... tapi........... jreeeeeng... hohoho

  1. Catatan Kecilku mengatakan... :

    waduh... makin ribet deh...
    meskipun pemerintah sudah berupaya matang untuk memperbaiki keadaan, terlebih yang paling penting adalah kesadaran masyarakat..., tanpa kesadaran, ya... mo gimana tertib?!?!?!
    Kapan semuanya bisa sadar, padahal demi kepentingan bersama...

    sy suka nih artikelnya meski jarang pake busway..., ribet!!!

    salam blogger

  1. Admin BeDa mengatakan... :

    Apapun sistem dan solusi yang dicanangkan untuk meningkatkan ketertiban lalu lintas dan kecepatannya, harus dimulai dari perbaikan sikap para pengguna jalan. Ini hikmah yang bisa saya tangkap dari aritkel up to date ini.

    Salam ukhuwah

  1. Konveksi Jakarta mengatakan... :

    pemerintah kita kurang kreatif, bisanya copy paste doang tanpa modifikasi. weleh-weleh.

    Salam Blogger & Blogwalking ++.

  1. catatan kecil_ kita mulai dari diri kita... semoga dengan kita terib lalu lintas,kita akan semakin nyaman berkendara... tks komentarnya sob

  1. news_ tks sob, semoga bermanfaat...

  1. konfeksi_ hehehe... boleh meniru negara lain, asal penerapan di tempat kita maksimalm dan efekif... tks komentarnya sob

Posting Komentar