Senin, 04 April 2011

Terminal Priok di Bawah Tanah

Diposting oleh Muhammad Fakhrial Zld
info lantas   =>     Pemprov DKI Jakarta berencana akan membangun Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara di bawah tahan. Bahkan saat ini Pemkot Jakarta Utara sudah mengajukan konsep pembangunan tersebut dengan harapan dalam waktu dekat dapat dimulai.

Selain pembangunan Terminal Tanjung Priok bawah tanah, Pemkot juga akan memperbaiki , stasiun KA Tanjung Priok. Diharapkan kedepan kawasan itu akan menjadi pusat pelayanan jasa dan kebudayaan yang ada di wilayah tersebut, “Saat ini kami tengah mengajukan konsep pembangunan Terminal Tanjung Priok bawah tanah. Alasannya saat ini kondisi terminal sudah tidak memadai. Apalagi luas terminal hanya 10.963 meter persegi, sekitar sepertiganya harus dibagi untuk jalur dan Halte Busway Koridor X (Cililitan-Tanjungpriok),”jelas Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono. Belum lagi belakangan ini ketika hujan turun dan air laut pasang, terminal tersebut sering kebanjira sehingga mengganggu aktivitas warga.

Menurut Walikota, saat ini angkutan dalam kota yang keluar masuk di Terminal Tanjung Priok sebanyak 1.470. Dari jumlah itu terdiri dari berbagai jenis seperti bus besar, mikro bus, mikrolet, dan KWK. Sedangkan khusus angkutan luar kota mencapai 160 unit. Kondisi inilah sangat sulit petugas mengatur kendaraan di terminal sehingga sering menimbulkan kemacetan. Dengan kenyataan inilah makanya diperlukan lahan yang lebih luas yakni di bawah tanah.

“Stasiun Tanjung Priok menjadi salah satu lokasi yang menarik di Ibukota. Sebab keunggulan Jakarta Utara salah satu adalah Stasiun Tanjungpriok. Di kawasan ini akan dikembangkan menjadi pusat pelayanan penumpang dan barang, dan menjadi pusat kegiatan kebudayaan,”terangnya.

Diakui oleh Bambang Sugiyono, Stasiun Tanjung Priok merupakan cagar budaya dan pernah menjadi stasiun terbesar di Jakarta saat bernama Batavia sehingga pihaknya akan tetap melestarikannya. Untuk itu dihimbau kepada masyarakat Jakut untuk terus mendukung program pemerintah agar apa yang kita harapkan akan terwujud.

Sumber : NTMC Korlantas Polri
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 

ORANG YANG TERAKHIR KELUAR DARI NERAKA

Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata:  Nabi SAW. bersabda:  Sungguh aku mengetahui orang-orang yang terakhir keluar dari neraka dan terakhir masuk surga. Ialah seorang yang keluar dari neraka sambil merangkak-rangkak, lalu diperintah oleh Allah:  Masuklah ke surga, maka ia segera pergi ke surga, tetapi terbayang padanya surga telah penuh, maka ia kembali dan berkata:  Ya Tuhan aku dapatkan sudah penuh.  Lalu diperintah lagi: Pergilah masuk surga.  Kemudian ia kembali berkata: Ya Tuhan, aku dapatkan surga sudah penuh, kemudian diperintah: Pergilah masuk surga, maka di sana untukmu seluas dunia sepuluh kali, atau, untukmu seluas dunia dan sepuluh kalinya,  maka ia berkata: Engkau mengejek dan mentertawakan aku sedang Engkau raja yang berkuasa.
Sungguh aku telah melihat Rasulullah saw. tertawa ketika menerangkan hadits ini sehingga terlihat gigi gerahamnya.  Dan itu serendah-rendah tingkat ahli surga.  (Bukhari, Muslim).

6 komentar :

  1. Catatan Kecilku mengatakan... :

    Ya..., saya sebagai warga jakarta tetap mendukung rencana2 pemerintah untuk kebaikan warganya. Asalkan sebelum bertindak, terlebih dahulu dipikirkan masak2.

    artikelnya sangat bagus!!! sukses!!!

    btw busway..., kunjungi artikel ana juga ya...

    http://www.catatan-hidupku.co.cc/2011/04/aset-mandiri.html

    salam blogger

  1. dolspot mengatakan... :

    wah keren kaya di kota-kota negara maju, info yang mantabbbbb !!!!!!

  1. catatan_ semoga terlaksana demi kelancaran kota jakarta... tks komentnya sob...
    dolspot_ sedikit demi sedikit berbenah... tks sob

  1. Organik Aceh mengatakan... :

    Artikel yang sangat bagus sob..., menambah informasi.
    Keep on update and thanks for the visit.

  1. organik_ terima kasih sob... semoga bermanfaat...

  1. Konveksi Jakarta mengatakan... :

    buang-buang uang rakyat,,,,

Posting Komentar